Visit Barus 2010

Sunday, April 13, 2008

Solo Batik Carnival

Pertama Digelar, Solo Batik Carnival Berlangsung Meriah

SOLO, MINGGU -- Pawai Solo Batik Carnival (SBC) 2008 yang dilepas Menteri Perdagangan Marie Elka Pangestu di depan Solo Centre Point (SCP) Jalan Slamet Riyadi Solo, Jawa Tengah, MInggu (13/4), mendapat sambutan meriah masyarakat.

SBC yang baru kali pertama digelar ini diikuti 350 peserta, yang terdiri atas empat kelompok yaitu peserta yang mengenakan pakaian dengan hiasan batik dengan warna dasar hitam, kemudian kelompok dengan warna dasar hijau, kelompok dengan warna dasar putih, dan kelompok dengan warna dasar merah. Sebelumnya tampil mereka menari di depan panggung kehormatan terlebih dulu.

Peserta karnaval yang menari dan memamerkan berbagai desain pakaian dari dasar batik di hadapan Marie Elka Pangestu, didampingi Wali Kota Surakarta Joko Widodo, Wakil Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo, dan para tamu undangan.


Wali Kota Joko Widodo mengatakan, karnaval kali ini memang lain daripada yang lain. Selain mengambil tema batik, katanya, semua bahan yang digunakan peserta untuk tampil dan hasil riasan juga bermotif batik dengan tujuan untuk mengangkat batik dan Kota Solo sebagi kota batik,

Untuk itu, lanjutnya, para peserta karnaval juga tidak sekadar berias, melainkan juga tampil atraktif sehingga menarik ditonton. Acara ini telah dijadikan peristiwa budaya yang tetap untuk pariwisata. Untuk tahun depan SBC akan digelar pada 11 April 2009.

Karnaval ini didahului dengan pawai delapan kereta yang ditarik kuda dari Karaton Kasunanan Surakarta Hadiningrat dan Pura Mangkunegaran. Menteri Perdagangan Marie Elka Pangestu beserta tamu penting lain naik kereta ini.

Barisan tersebut kemudian diikuti barisan prajurit karaton penunggang kuda, barisan prajurit pembawa tumbak dan senjata api juga dari karaton, barisan Wali kota Surakarta dan Wakil Wali Kota yang memakai pakaian batik dengan mahkota Kresna, yang berjalan kaki, diikuti dua kuda.

Baru pada barisan belakang terlihat kelompok Jember Fashion Carnival yang beberapa tahun terkahir tampil fenomenal di Kota jember, Jawa Timur. Penampilan mereka dipimpin oleh Presiden Jember Fashion Carnival, Dinan Faris.

Kelompok tersebut diikuti sejumlah kelompok lain yang tampil dengan iringan musik. Penampilan mereka dengan berbagai tarian dan gerakan atraktif mendapat sambutan meriah di sepanjang jalan 4,2 kilometer yang dilintasi.

Sepanjang jalan yang dilewati karnaval itu terlihat penuh sesak oleh keharian penonton. Pawai ini berakhir di halaman Balai Kota Surakarta.

Endang Patmiyatun salah seorang penonton menilai acara tersebut sebagai acara yang sukses, dilihat dari jumlah penonton maupun tujuan yang akan dicapai dalam mengangkat citra batik di tingkat nasional maupun internasional.

Menurut dia, jika kegiatan seperti itu akan dijadikan kegiatan tahunan di Solo, maka begitu acara berakhir, panitia harus langsung mempersiapkan diri lagi. Bila perlu, katanya, acara tersebut dipromosikan ke luar negeri untuk menarik masyarakat mancanegara datang ke Solo.


No comments: