Visit Barus 2010

Tuesday, June 24, 2008

Gubsu Baru Syamsul Arifin Harus Genjot Pembangunan Barus dan Pembentukan Kab. Barus Raya

Tahap awal pembangunan Museum Barus Raya berbiaya Rp 500 juta sudah hampir rampung. Saat ini kondisi fisik bangunannya sudah mencapai 60 persen. Demikian penjelasan staf teknis Firman Hutabarat ST saat memberikan penjelasan kepada H Syukran J Tandjung SE sebagai Ketua Yayasana Museum Barus Raya, Minggu (3/2) di lokasi Kecamatan Barus Tapteng.

“ Museum Barus Raya di atas lahan 1000 M4 luas dan bangunan sekitar 15 X 20 M direncanakan secara bertahap. Kalau museum ini rampung, kita berjarap menjadi salah satu museum yang isinya peninggalan – peningalan sejarah di Kabupaten Tapteng,” tandasnya.



Sementara H Syukran J Tandjung SE , Ketua Yayasana Museum Barus Raya mengatakan, bahwa arsitektur bangunan itu langsung dari dinas Pariwisata Sumut dan sudah memenuhi standar untuk museum di Sumut.

“Mudah-mudahan, bila pembangunan museum Barus Raya tahap awal selesaikan dikerjakan, maka akan akan dilanjutkan pada tahap ke dua,” ujar Syukran seraya meminta dukungan dan doa dari masyarakat Tapteng, khususnya dari putra daerah Barus.

Menurut K Lubis salah seorang warga setempat, setelah terealisasi dan sudah berdirinya bangunan museum Barus Raya, maka masyarakat sangat bersyukur karena nantinya barang-barang purbakala maupun situs peninggalan sejarah dapat tersimpan dengan baik.

“Kita sangat berterimakasih kepada pihak pengurus yayasan peduli pada kampung halaman dan merealisasikan secara nyata pembangunan museum Barus Raya, sehingga Barus akan dikenal dengan museum satu-satunya di Kabupaten Tapteng,” jelas Lubis.

Untuk itu diharapkan kepada pihak-pihak yang terkait dapat memberikan pemikiran konstruktif, guna kelancaran pembangunan museum tersebut, sehingga apa yang menjadi harapan masyarakat menjadi kenyataan.


No comments: